UNESCO menyatakan bahwa meskipun acara tersebut mungkin melibatkan seorang UNESCO Artist for Peace, namun keterlibatan itu bersifat pribadi atau simbolis, bukan sebagai perwakilan resmi UNESCO.
“Meskipun acara tersebut mungkin melibatkan UNESCO Artist for Peace dalam kapasitas pribadi atau simbolis, acara tersebut bukan merupakan upacara atau bentuk pengakuan resmi dari UNESCO,” tulis keterangan resmi dari UNESCO.
UNESCO juga menegaskan bahwa Listen to her Parole bukanlah program penghargaan yang berasal dari mereka. Program tersebut merupakan inisiatif dari organisasi lain, yaitu United Society Council (USC), yang didukung oleh Guila Clara Kessous.
“Jadi UNESCO tidak terlibat dalam pemberian penghargaan pada acara di Cannes yang dimaksud,” lanjut UNESCO.
Baca Juga: Deretan Pemuda Tanah Air Masuk Daftar Forbes 2025 Under 30 Selain Jess No Limit
