Kondisi tubuh Otzi yang masih terawetkan dengan baik memungkinkan para ilmuwan mempelajari kehidupan manusia zaman Neolitikum, termasuk pola makan, pakaian, dan cara bertahan hidup pada masa itu.
Bersama dengan jasad Otzi, ditemukan pula sejumlah peralatan dan benda-benda kehidupan sehari-hari seperti busur, anak panah, kapak tembaga, dan pakaian berbahan kulit binatang.
Semua benda itu terpelihara dengan baik berkat lapisan es yang selama berabad-abad melindunginya dari kerusakan alami. Penemuan ini kemudian memicu berkembangnya cabang ilmu baru yang disebut arkeologi bongkahan es, yakni studi terhadap peninggalan manusia yang ditemukan di lapisan es yang mencair.
Baca Juga: Iklan Ronald Reagan di TV Kanada Bikin Trump Naik Pitam, Pasang Jurus Andalan Lonjakan Tarif
Fenomena serupa juga terjadi di wilayah lain, seperti di Norwegia. Para peneliti menemukan bukti aktivitas manusia dari 6.000 tahun lalu di area pegunungan yang kini mulai mencair.
