Dengan periodesasi tersebut, kita dapat menjelaskan alasan historis dan sosiologis perjalanan sejarah bangsa Indonesia untuk generasi kini dan generasi nanti.

Baca juga: Pancasila Hilang di PP 57/2021

Inventarisir Ulang Nama Tokoh yang Tercecer

Perlu diketahui bersama, selain Tokoh dan Ulama Besar Hadratus Syech Hasyim Asy'ari sebagai pendiri organisasi Nahdlatul Ulama (NU) yang memiliki anggota organisasi yang berjumlah puluhan juta dan bahkan mungkin ratusan juta, sehingga dapat lantang bersuara menggugat kealpaan di muatnya beliau dalam buku KSI.

Tetapi sesungguhnya masih banyak juga para Tokoh dan Pahlawan Nasional yang memang memilih jalan sunyi dalam kiprahnya, yang berkonsekuensi sepi dalam publikasi tentang pengabdiannya kepada bangsa dan negara Indonesia, sehingga ketika tidak ada dalam buku KSI tersebut, juga tak ada suara lantang memprotesnya.