Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa "Sejarah adalah guru kehidupan" atau dalam terminologi sejarah disebut “Historia magistra”, maka idealnya yang disampaikan kepada seluruh anak bangsa dan umat manusia adalah kiprahnya para Tokoh besar dalam arus utama perjuangan yang memiliki kontribusi fundamental dalam membangun lanskap Indonesia Merdeka.

Baik itu Tokoh dalam arus utama perjuangan yang memang sarat publikasi atau dengan kata lain “Media Darling”, maupun mereka yang berjuang di jalan sunyi yang sepi publikasi, harus dan wajib hukumnya untuk masuk dalam Kamus Sejarah Indonesia yang akan di terbitkan itu.

Baca juga: Kartini dan Kesetaraan Gender

Tokoh Besar di Jalan Sunyi Publikasi

Salah satu tokoh besar dan Pahlawan Nasional yang dapat disebut Bapak Bangsa Indonesia Merdeka yang sepanjang hidupnya di wakafkan buat kemerdekaan Indonesia, yaitu “Tan Malaka”, tidak ditulis dan diungkapkan dalam buku KSI.