Bahkan, kepribadian anak-anak penulis yang demokratis, santun, baik, tak bisa dilepaskan dari seorang guru yang memberikan pengajaran dan mendidik. Rasanya sulit mengungkapkan kata apa yang tepat, kata terima kasih seolah tak cukup.
Semestinya, identitas sekolah kembali lagi steriil.
Sebaiknya, tidak perlu orang tua murid terlalu mengusik wilayah pengajaran dan mendidik. Kehadiran orang tua murid di sekolah, karena kekhawatiran penculik, hal lumrah. Tetapi, jangan sampai merecoki proses belajar dan mendidik. Mari kita kembali mempercayai pendidik sebagai orang tua bagi anak-anak kita, sebab nilai-nilai semestinya tidak boleh hilang.
Baca Juga: Beberapa Drama Pendaftaran Pasangan Calon di Pilkada
Kemajuan teknologi, kehadiran perkembangan berita-berita yang begitu cepat, sebaiknya tidak membuat kita sebagai orang tua murid merasa kita lebih paham, lebih pintar, bahkan bisa memberikan penilaian terhadap guru dalam proses mengajar dan mendidik.
