Oleh sebab itu, hal tersebut merupakan bagian pengabdian kepada seluruh masyarakat.
“Yang perlu saya tegaskan adalah, jangan sampai seperti di tempat-tempat lain yang sudah saya uji petik, dulu kadang tidak lagi menerima secara utuh. Ada yang dikasih empat bulan sekali tapi dikasih hanya tinggal Rp 1 juta, itu berarti sudah terpotong Rp 600 ribu. Jangan sampai hal seperti itu terjadi di masa pemerintahan saya,” tambahnya.
Baca Juga: Kiosnya Ludes Terbakar di Pasar Baru, Korban Harap Bantuan
Baca Juga: Kenang 40 Hari Mendiang Agista Ali Mazi, Keluarga Gelar Ritual Memberi Makan Anak Yatim
Haliana menegaskan, kenaikan gaji tersebut juga untuk menunaikan janjinya pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 tahun lalu.
