Dikutip dari laman Persatuan Wartawan Indonesia (pwi.or.id.), wartawan menjadi tangguh untuk tampil sebagai ujung tombak perjuangan Indonesia dengan kembalinya kolonialisme yang ingin meruntuhkan NKRI.
Baca Juga: Bikin Petisi Tolak, 45 Tokoh Bangsa Siap Gugat UU IKN ke MK
Aspirasi pejuang wartawan Indonesia juga melahirkan SPS (Serikat Penerbit Suratkabar) pada 8 Juni 1946, tepat empat bulan setelah berdirinya PWI.
Pada tahun 2011, Serikat Penerbit Suratkabar kemudian berubah nama menjadi Serikat Perusahaan Pers pada peringatan hari jadi SPS ke-65. (C)
Reporter: Fitrah Nugraha
