Di sisi lain, tubuh laki-laki tetap memproduksi sperma secara berkala. Produksi tersebut juga dipengaruhi oleh nutrisi yang diperoleh dari makanan yang dikonsumsi. Apabila asupan nutrisi saat berbuka puasa terserap dengan baik, maka proses produksi sperma dapat meningkat.
Pada kondisi tertentu, meningkatnya produksi sperma dapat memunculkan dorongan seksual yang lebih kuat. Dalam situasi tersebut, hubungan suami istri menjadi salah satu cara menyalurkan dorongan biologis secara wajar dalam kehidupan rumah tangga.
Selain berkaitan dengan aspek biologis, hubungan intim juga memiliki dimensi psikologis dalam hubungan pasangan. Aktivitas tersebut dapat menjadi sarana rekreasi bagi suami dan istri selama menjalani kehidupan rumah tangga. Ketika dilakukan secara proporsional dan tanpa tekanan, hubungan suami istri dapat membantu menjaga kehangatan hubungan keluarga.
Baca Juga: Dorongan Hubungan Ranjang saat Bulan Puasa Naik, Begini Penjelasan Medis dan Cara Tangkalnya
Tulisan tersebut juga menyinggung bahwa aktivitas seksual yang dilakukan dengan kondisi tubuh yang cukup energi dapat memberikan berbagai manfaat.
