Baca Juga: Pandangan Terima Suap dalam Islam

Suap merupakan "penyakit" yang berbahaya. Sebab dapat merusak akhlak individu serta menghancurkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Melansir Republika.co.id, pada zaman Rasulullah SAW, ada suatu kasus suap-menyuap. Sebagaimana diriwayatkan Abi Humaid as-Sa'idy, suatu ketika Nabi SAW mengangkat seorang laki-laki untuk menjadi amil zakat bagi Bani Sulaim. Namanya Abdullah bin al-Latbiyah.

Baca Juga: Ciri-Ciri Rezeki yang Berkah

Setelah melaksanakan tugasnya, pria itu menghadap Nabi SAW. Dia berkata, "Ini harta zakat untukmu, wahai Rasulullah SAW (untuk Baitul Mal), sedangkan yang ini adalah hadiah untukku. Rasulullah SAW menimpali, "Jika engkau benar dalam menunaikan tugas, apakah engkau mau duduk di rumah ayah atau ibumu lalu hadiah itu datang kepadamu?"