Dukungan faktor yg terakhir ini cukup berat untuk dipenuhi oleh banyak pembudidaya. Dengan demikian, pilihan yang sangat obyektif dan memungkinkan adalah pola tradisional plus dengan padat penebaran 80.000 s/d ekor per Ha dengan pemberian pakan di bulan kedua.
Baca juga: Silakan Pilih, Polri Punya Banyak Stock
Pilihan Komoditas Budidaya
Secara sederhana menghitung pendapatan dari usaha budidaya tambak tidaklah rumit untuk dilakukan dengan standar ideal berdasarkan tingkat keberlangsungan hidup (survival rate) yang bisa dicapai. Setiap jenis komoditas hewan/tumbuhan budidaya punya nilai ekonomi masing-masing sehingga analisisnya tentu akan berbeda dan bervariasi.
Normal bahwa komoditas dengan nilai ekonomi yang tinggi berbanding lurus dengan resiko saat masa pembudidayaan, seperti udang baik vamae maupun windu, apalagi jika itu dilakukan dengan pola intensif. Karena itu banyak diantara pembudidaya tidak berani mengambil resiko kegagalan karena investasi yang digelontorkan tidak sedikit. Pilihan umumnya hanya terbatas pada tradisional plus.
