Baca juga: UGM Yogyakarta Buat Alat Rapid Tes Sendiri
Menurut Adriyan bahwa obat ini cukup berefek baik, karena mekanisme kerjanya yang cukup luas. Namun, penggunaanya banyak juga disalahgunakan.
“Nah dalam beberapa hari yang lalu kita dihebohkan, yang istilahnya penelitian dari UK yang menemukan bahwa dengan terapi dexamethasone pada pasien COVID-19 ternyata lebih cepat sembuh dan biaya yang murah. Memang obat ini murah, bisa kita dapatkan di apotek seluruh wilayah khususnya Kendari. Sehingga di bandingkan obat COVID-19 yang lain Dexamethasone jauh lebih murah,” katanya.
“Dari sisi farmakologi, diperlukan penelitian lebih lanjut lagi. Untuk mengklaim bahwa ini obat benar-benar untuk COVID-19. Karena kita ketahui bahwa COVID disebakan oleh virus, nah harusnya obatnya kan harus antivirus. Sementara Dexamethasone ini golongan steroid yang digunakan sebagai anti radang sehingga tidak berhubungan,” sambung akademisi Fakultas Farmasi UHO itu.
WHO juga sempat memberikan komentar terhadap pengaruh obat Dexamethasone, yang mana dikatakan jika pasien yang positif COVID-19 yang dalam perawatan khusus. Kemudian diberikan ventilator dan oksigen dan ditambah Dexamethasone, ternyata bisa menyembuhkan.
