KENDARI, TELISIK.ID - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Kendari menyebut kehadiran industri baterai di kawasan Kecamatan Abeli, Kota Kendari, bakal menjadi investasi dan penyumbang pendapatan terbesar untuk daerah Kota Kendari.

Kepala DPM-PTSP Kota Kendari, Maman Firman Syah mengatakan industri baterai yang akan dibangun PT China Construction Yangtze River Indonesia akan menyumbang investasi sebesar US 1 miliar dolar atau mencapai sekitar Rp 1,4 triliun.

"Pabrik baterai tersebut akan dibangun di lahan dengan luas 1.700 hektare dan akan membantu pencapaian investasi tahun ini sebesar Rp1,2 triliun," ucapnya.

Baca Juga: DLH Sulawesi Tenggara Lakukan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil

Pabrik industri ini akan mengolah nikel dari kawasan pertambangan di Morosi, Kabupaten Konawe dengan tujuan pembuatan baterai agar menjadi sumber energi motor atau mobil listrik.