KENDARI, TELISIK.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara mencatat inflasi tahunan atau year on year (y-on-y) sebesar 3,35 persen pada Agustus 2026. Sementara itu, secara bulanan Sulawesi Tenggara mengalami deflasi sebesar 0,31 persen.
Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Hadi Susanto, menyampaikan inflasi tahunan Sultra pada Agustus 2026 tercermin dari kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK). Secara kumulatif sejak awal tahun, inflasi atau year to date (y-to-d) tercatat sebesar 4,02 persen.
Disebutnya, sejumlah kelompok pengeluaran memberikan andil terhadap inflasi tahunan. Kelompok transportasi menjadi penyumbang terbesar dengan andil 1,02 persen.
"Selanjutnya kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil 0,70 persen, perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,65 persen, serta perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,30 persen," sebut Hadi, Selasa (1/9/2026).
Baca Juga: DPRD Kendari Ultimatum PT ABM Bongkar Bangunan dalam 5 Hari
