Muhammad Ridwan juga menambahkan, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan edukasi terkait penularan penyakit HIV/AIDS ini, namun proses penemuan kasusnya yang tak mudah, menjadi kendala.
Lebih lanjut, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinkes Sulawesi Tenggara, Rosmawati menambahkan, upaya pemberantasan HIV/AIDS butuh kerja bersama dari berbagai pihak termasuk media.
“Kami berharap adanya kolaborasi dari berbagai pihak dalam upaya pemberantasan penyakit ini termasuk pihak-pihak media,” ujarnya pada Telisik.id.
Sementara itu, Pendamping Orang Dengan HIV (ODHIV) dan Praktisi Sulawesi Tenggara, Samsu Appe mengatakan, kasus HIV/AIDS yang tinggi di Sulawesi Tenggara bisa dinilai sebagai bentuk kewaspadaan mengingat tipe penyakit ini yang kadang disembunyikan penderitanya.
Baca Juga: Pasca Vonis Bebas, Pengacara Sulkarnain Kadir Tunggu Upaya Hukum Jaksa
