Sementara itu, dilansir dari detik.com, menyuapkan makanan atau minuman panas memiliki risiko besar, mulut dan tenggorokan bisa terluka karena suhu panas dari makanan dan minuman. Biasanya untuk mengurangi suhu panas ini, orang akan meniupnya.

Meniup makanan atau minuman panas memang efektif menurunkan suhunya tetapi bagi umat Muslim hal ini dilarang.

Baca juga: Yuk, Ketahui Perbedaan Zakat, Infak dan Sedekah

Rasulullah SAW menganjurkan untuk menunggu makanan atau minuman hingga tidak panas dan melarang meniup atau menghembuskan nafas di depan makanan.

Diriwayatkan dalam hadits Ibnu Abbas yang menuturkan "Bahwasanya Nabi Shallallaahu Alaihi wa Sallam melarang bernafas pada bejana minuman atau meniupnya". (HR. At Turmudzi dan dishahihkan oleh Al-Albani).