Kegiatan hari ini merupakan lanjutan dari rangkaian kunjungan lapangan atau site visit ke Provinsi Sultra oleh Tim Monev Terpadu dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) juga beberapa kementerian/lembaga terkait seperti Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Sekretariat Wakil Presiden RI (Setwapres), Bappenas, KSP, Kemendagri, Kementerian PUPR, Kementerian Agama.
Baca Juga: BKKBN Sulawesi Tenggara Optimalkan Program Dashat Bisa Atasi Stunting
Menurut Asmawa Tosepu, Kota Kendari menjadi salah satu dari tiga kabupaten/ kota di Indonesia yg menjadi contoh baik dalam pelaksanaan penanganan stunting selain kabupaten Cianjur dan Kebumen.
Ia menyebutkan, kasus stunting di Kota Kendari pada tahun 2022 adalah sebesar 19,5 persen dan mengalami penurunan dari sebelumnya yaitu 24,0 persen pada tahun 2021.
Sebagai bentuk nyata upaya percepatan penurunan stunting dilakukan yaitu dengan membentuk Tim TPPS tingkat kota, kecamatan dan kelurahan. Selain itu, juga telah dibentuk TPK tingkat kelurahan yang dikuatkan dalam SK Wali Kota Kendari Nomor 28 Tahun 2023.
