Sebelumnya, aplikasi TikTok sempat dilarang oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada Juli 2018 karena konten-konten di dalamnya dianggap tidak mendidik. Namun, larangan itu kemudian dicabut dan TikTok kian populer di Indonesia sampai saat ini.

Dikutip dari Kompas.com, Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Benni Setiawan menjelaskan, ada beberapa hal yang menyebabkan pengguna TikTok Indonesia banyak.

"Pengguna TikTok di Indonesia tentu tidak lepas dari besarnya jumlah penduduk dan pengguna smartphone di negeri ini," ujarnya, Kamis (19/1/2023).

TikTok tak hanya memberi kemudahan dan populer di kalangan masyarakat, tetapi juga membantu pedagang.

"TikTok populer karena durasi yang relatif pendek plus masyarakat juga ingin informasi yang cepat dan ringkas," kata dia.