"Misalnya, pelakunya laki-laki kadang banyak remaja yang gak sadar ketika dia bercanda dengan teman laki-laki, mungkin ada yang suka main pelorotin celana. Sebetulnya main seperti itu sudah termasuk tindakan pelecehan seksual. Karena belum tentu orang yang dipelorotin celananya itu senang dilakukan seperti itu karena itu tindakan yang memalukan," paparnya.
Baca Juga: Ini Fakta Mengapa Langit Berwarna Biru
Ia mengatakan, bercanda dengan menanyakan status seksual apakah homo atau bukan, atau mencoba mencium sesama jenis juga bisa masuk kategori tindakan pelecehan seksual.
Dokter Haekal mengatakan, sama halnya seperti perempuan saat menjadi korban tindakan pelecehan seksual, laki-laki juga merasa malu mengakui pernah dilecehkan oleh sesama lelaki.
?"Karena masyarakat akan berpikir jangan-jangan ada sesuatu pada orientasi seksual, bahkan laki-laki yang jadi korban akan mempertanyakan orientasi seksual," imbuhnya.
