KENDARI, TELISIK.ID - Masuk ke dalam sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, sangat disarankan untuk meningkatkan ibadah, seperti lebih banyak berdzikir, bersedekah, membaca Al-Qur'an, dan melakukan berbagai amalan sunnah lainnya. Salah satunya adalah melakukan puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah.

Keutamaan meningkatkan ibadah di bulan Dzulhijjah, dikutip dari NU Online, terdapat dalam hadist Rasulullah SAW. Rasulullah mengatakan, "Tidak ada hari di mana amal saleh lebih dicintai oleh Allah daripada sepuluh hari pertama Dzulhijjah." Para sahabat bertanya, "Tidak juga dari jihad fi sabilillah?" Beliau menjawab, "Tidak, kecuali seseorang yang keluar dengan diri dan hartanya lalu ia tidak kembali dengan satu pun dari keduanya."

Hadits ini mengajarkan untuk meningkatkan ibadah selama sepuluh hari pertama Dzulhijjah, seperti membaca Al-Qur'an, berdzikir, bertasbih, bersilaturahim, dan berpuasa.

Baca Juga: Besarnya Keutamaan Para Pencari Nafkah Keluarga

Ibnu Hajar al-Asqalani (w. 1449 M) dalam Fath al-Bari menjelaskan bahwa keistimewaan sepuluh hari pertama ini karena pada hari-hari tersebut terdapat penggabungan ibadah-ibadah utama seperti shalat, puasa, sedekah, dan haji, yang tidak terdapat pada bulan lainnya (Fath al-Bari, juz 3, h. 390).