Mengutip Kumparan.com, cara memakai jasanya pun tidak sulit, bisa berkonsultasi langsung atau lewat panggilan telepon. Nantinya, Humphrey akan memberikan beberapa pertanyaan, kemudian dari sanalah ia menentukan nama bayi yang cocok untuk si calon orang tua. Ia mengaku hal ini berawal dari kegemarannya membaca.

buku daftar nama-nama bayi yang dimiliki ibunya, bahkan terus membacanya hingga dewasa. Humphrey mencoba berbagai macam pekerjaan setelah lulus dari universitas, termasuk penulis naskah.

Namun, yang paling membuatnya senang dari pekerjaannya adalah ketika memilihkan nama. Tepatnya pada 2015 silam, gadis New York tersebut mulai mencoba membuka akun Instagram @whatsinababyname untuk membagikan nama-nama bayi yang ia suka besera arti di baliknya.

Selain itu, ia juga kerap memberi saran gratis lewat akun TikTok miliknya. Humphrey menyebut bahwa orang tua yang menyuruh untuk memilih nama bayi bukan berarti orang tua yang malas. Sebaliknya, banyak pasangan perfeksionis yang membayar mahal untuk jasanya karena ingin nama terbaik. (C)

Penulis: Nur Khumairah Sholeha Hasan