"Iya memang secara umum, secara keseluruhan di Koltim pasien positif mengalami kenaikan, apalagi dalam sebulan terakhir ini," terang dr Munir saat dihubungi Telisik.id melalui telepon seluler, Kamis (29/7/2021).
Munir menjelaskan, peningkatan itu disebabkan oleh dua faktor utama. Pertama dikarenakan kurangnys tingkat kesadaran masyarakat Koltim dalam menerapkan Prokes di setiap aktivitas atau mobilisasi keseharian.
Baca Juga: Ketua DPD RI Dukung Produksi Vaksin Nusantara
Baca Juga: DPRD Mubar Diberi Waktu 90 Hari Selesaikan Temuan Kerugian Negara
Kemudian faktor kedua adalah kontak erat secara langsung antara masyarakat Koltim dengan orang luar yang masuk di wilayah Kabupaten Koltim.
