Baca Juga: Deretan Fakta Menarik Sekuel Avatar 2: The Way Of Water yang Tayang Desember 2022

Dikutip dari Livescience.com, desis dalam soda terdiri dari gelembung karbon dioksida, atau CO2. Minuman berkarbonasi diresapi dengan gas tidak berwarna dan tidak berbau ini pada tekanan tinggi selama produksi sampai cairan menjadi jenuh dengan gas.

"Soda mendesis karena dibuat mendesis," Mark Jones, seorang ahli kimia industri dan rekan dari American Chemical Society, tuturnya dikutip dari Livescience.com.

Baca Juga: Mengapa Saat Hujan Orang Cenderung Ngantuk? Ini Alasannya

Minuman berkarbonasi alami seperti bir dan kombucha mengandalkan fermentasi untuk desisnya telah ada sejak lama. Tapi munculnya soda berkarbonasi modern dapat ditelusuri ke Pendeta Inggris dan ilmuwan Joseph Priestley, yang dijuluki "bapak industri minuman ringan".