Saat mencapai awan, sinar Matahari bertemu dengan partikel yang lebih besar, yakni jutaan tetesan air yang terkumpul sebagai hasil penguapan. Air-air ini menyebarkan semua panjang gelombang dengan efektivitas yang kurang lebih sama.
Cahaya yang tersebar ini berinteraksi dan bergabung hingga menghasilkan warna putih. Sehingga hasilnya, seperti yang kita lihat awan putih dengan latar langit biru.
Baca Juga: Wajib Dicoba, Ini Rekomendasi Parfum Wanita Murah dan Tahan Lama
Meski begitu, ketika sedang melihat awan, cahaya yang dilihat terdiri dari cahaya warna merah, biru, kuning, oranye dan hijau.
Namun, kita tidak dapat melihat warna semua cahaya tersebut karena mereka terlihat di mata dari tempat yang sama.
