Hingga November 2025, produksi nikel matte mencapai 66.848 ton atau naik 3 persen secara tahunan, dengan total pendapatan sebesar US$ 902 juta.

Komitmen investasi tersebut terealisasi melalui pengembangan Indonesia Growth Project (IGP) yang menjadi bagian dari agenda hilirisasi nasional.

Di Pomalaa, proyek senilai sekitar US$ 4,5 miliar telah mencapai progres konstruksi lebih dari 65 persen.

Baca Juga: Penjualan Perdana IGP Pomalaa, PT Vale Perkuat Rantai Pasok Nikel Global

Penjualan perdana bijih nikel pada akhir Februari 2026 menandai fase operasional yang semakin matang.