Irwasda menegaskan bahwa jiwa bela negara bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat pertahanan, tetapi merupakan panggilan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dalam memahami situasi yang tidak menentu, dia mengajak semua elemen masyarakat untuk memiliki semangat bela negara sebagai pilar utama.

Menurut Irwasda, partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat adalah kunci menjaga kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bela negara di Indonesia tidak hanya terkait dengan aspek militer, melainkan juga melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Diretrestnarkoba Polda Sulawesi Tenggara Hancurkan 1.390 Gram Sabu

"Setiap tindakan, sekecil apapun, yang dilandasi cinta kepada bangsa dan negara, cinta kepada Pancasila dan NKRI adalah wujud konkrit bela negara," pungkas Jokowi, melalui pesan yang dibacakan Irwasda Polda Sulawesi Tenggara.

Dengan semangat ini, diharapkan seluruh masyarakat Indonesia dapat bersama-sama menjaga keutuhan dan kejayaan Tanah Air. (C-Adv)