Kala itu dr. Sarbini mendapat kesempatan terjun ke medan peperangan di Gaza untuk membantu menyelamatkan para korban. Awalnya dr. Sarbini mengungkap kondisi di Gaza dulu dan sekarang berbeda jauh.

Baca Juga: Demi Informasi Penting Ini, Tentara Wanita Israel Dijadikan Umpan Layani Seks Tahanan Palestina

Dahulu, katanya, untuk masuk ke Gaza dari perbatasan di Sinai, Mesir, cukup mudah. Namun sekarang ini sangat sulit dan mustahil bisa tembus masuk ke Gaza.

"Dulu saya sampai nekat menerobos sendirian. Dan kebetulan saat itu saya masih bisa bahasa Arab," kata dr. Sarbini dalam Media Briefing Sharing Pengalaman Para Dokter Indonesia di Zona Perang.

Ia ingat betul ketika dirinya diminta membuat surat perjanjian khusus untuk seorang tenaga medis yang masuk ke zona perang. Singkat cerita, dr. Sarbini bisa masuk ke Gaza dengan rombongan ambulans menuju Rumah Sakit (RS) Al Shifa di Gaza.