“Kita belum mengambil keputusan apa pun juga, tapi faktor yang dipertimbangkan itu banyak. Ini bukan hanya simple, simply kita naikin gaji, enggak seperti itu,” tegas Luky.

Ia menambahkan bahwa produktivitas aparatur sipil negara serta kondisi kemampuan fiskal menjadi unsur penting dalam penilaian.

Baca Juga: Ramai Rapel Kenaikan Gaji ASN dan PPPK 2025, Begini Penjelasan Purbaya

“Kita selalu lihat kinerja dan produktivitas dari ASN itu sendiri seperti apa. Tentu saja kita juga melihat nanti kemampuan fiskal kita seperti apa,” ucapnya.

Sementara itu, MenPAN-RB Rini Widyantini sebelumnya menyampaikan bahwa pihaknya mendukung adanya kenaikan gaji PNS pada 2026.