“Sebelum berangkat minta didoakan biar selamat dalam bertugas,” kenang wanita berusia 33 tahun tersebut.

Lalu, sambung Berda, saat pelayaran, Guntur melalui video call (VC) selalu memberi kabar di sela pelayaran.

“Tapi hari itu tak ada kabar sama sekali hingga kami dengar berita kalau KRI Nangggala 402 hilang. Saya tahu dari group WhatsApp kru KRI,” jelas ibu satu anak ini.

Berda menceritakan, pergi berlayar menjadi agenda rutin suaminya. Hampir tak ada firasat apapun yang disampaikan suaminya pada pertemuan terakhir mereka.

Baca Juga: Penyidik KPK Bawa Koper Orange Usai Geledah Ruang Kerja Azis Syamsuddin