Dia juga menegaskan, kasus Randi dan-Yusuf yang masih menggantung selama empat tahun belakangan, perlu diusut tuntas oleh Polda Sulawesi Tenggara.
"Apakah yang ditangkap itu adalah benar-benar pelaku penembakan terhadap Randi atau bukan?" tanya salah satu massa, Rahman.
Baca Juga: Keluarga Korban Sebut Dugaan Malpraktik di RS Hermina Kendari sebagai Pasien Percobaan
Tidak hanya menyerukan tindakan, Irfan Tralis juga mengajak seluruh pimpinan lembaga dan masyarakat untuk turun ke jalan pada 26 September mendatang. Mereka berharap dapat mengawal kasus Randi-Yusuf hingga mencapai penyelesaian yang adil.
Di sisi lain, salah satu pengguna jalan yang merasa was-was dengan situasi ini, Sisil Amelia berharap, agar demo tersebut tidak berujung pada kekacauan. Ia mengaku khawatir akan dampak blokade jalan terhadap kesehariannya yang melewati jalan tersebut untuk pulang ke rumah.
