Baca Juga: Pj Wali Kota Kendari Non Aktifkan Dua Camat dan 34 Lurah
Bukan itu saja, Antam juga menggarap proyek strategis yang berkaitan dengan transisi energi. Saat ini, fokus downstream Antam, ada pada pengembangan ekosistem kendaraan listrik, terutama dari sisi pengembangan baterai untuk kendaraan listrik.
Dalam hal pengembangan kendaraan listrik yang terintegrasi, pemerintah melalui Kementerian BUMN, menugaskan Antam bersama MIND ID, PLN, dan Pertamina membentuk PT Industri Baterai Indonesia (IBC). IBC dan Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co. Ltd (CBL) telah menandatangani framework agreement yang mencakup kegiatan pertambangan bijih nikel hingga industri daur ulang baterai pada 14 April 2022.
Sebagai pengelola ekosistem industri baterai kendaraan bermotor listrik, maka sejak dibentuk IBC juga akan melakukan kerjasama dengan pihak ketiga yang menguasai teknologi dan pasar global. Ini dilakukan untuk membentuk entitas patungan di sepanjang rantai nilai industri EV battery, mulai dari pengolahan nikel, material precursor dan katoda, hingga battery cell, pack, energy storage system (ESS), dan recycling. Tidak hanya IBC tapi MIND ID bersama Antam di dalam konsorsium IBC juga tetap memiliki perannya sendiri.
IBC mengantongi komitmen investasi senilai US$15 miliar atau setara Rp 214,5 triliun (kurs Rp 14.300) dari dua kemitraan yang dijalin untuk mengembangkan ekosistem baterai kendaraan listrik di Tanah Air.
