Dari situ ditemukan bahwa jumlah sperma di tiap sampel, masih dianggap sebagai jumlah sperma yang sehat. Frekuensi bercinta juga tidak memengaruhi kualitas, motilitas (kemampuan berenang), atau bentuk sperma, yang semuanya merupakan faktor penting dalam kesuburan.

Jadi, kecuali suami memiliki masalah kesuburan, sering berhubungan seks ataupun diselang-seling, sama-sama memiliki peluang yang baik untuk hamil. (C)

Penulis: Adinda Septia Putri

Editor: Kardin