Jika ada rumah sakit dan/atau fasilitas pelayanan kesehatan yang merawat pasien anak dengan dugaan GGAPA, ia meminta tenaga kesehatan untuk segera melaporkan dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat agar bisa segera dilakukan penyelidikan epidemiologi.
"Jika menemui pasien anak dengan dugaan kasus GGAPA, rumah sakit/ fasilitas pelayanan kesehatan harus segera melakukan penyelidikan epidemiologi dan membuat surat permohonan pemeriksaan toksikologi ke laboratorium forensik Polda Jatim disertai dengan sampel pasien," urainya.
Baca Juga: Nasib La Kore Tergantung Pimpinan DPRD Muna
Tingginya angka kematian gagal ginjal akut pada pasien anak di Indonesia bukan tanpa sebab. Seturut namanya, penyakit misterius ini menyerang ginjal, salah satu organ vital dalam tubuh manusia.
"Ginjal ini pusat metabolisme tubuh," ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Mohammad Syahril di Jakarta beberapa waktu lalu.
