Prof. Husain menyampaikan berbagai aspek pelayanan telah dipersiapkan secara matang oleh petugas haji Indonesia. Mulai dari pengaturan transportasi, kesiapan akomodasi di tenda-tenda Armuzna, layanan konsumsi, hingga dukungan kesehatan terus dipantau secara intensif.
Baca Juga: Ombudsman Verifikasi Laporan Terhadap Sekda Konut Soal Putusan BPASN yang Batalkan Pemecatan ASN
"Seluruh skenario pelayanan dan mitigasi lapangan dari pemerintah juga sudah diperkuat agar jemaah dapat menjalankan ibadah lancar," tambahnya.
Prof. Husain juga menjelaskan, fase Armuzna adalah tahapan paling penting dan paling padat. Karena itu, seluruh layanan harus benar-benar siap agar jamaah dapat menjalankan puncak ibadah haji dengan tertib, aman, nyaman, dan khusyuk.
"Semoga puncak haji tahun ini berjalan lancar dan seluruh jamaah diberi kesehatan, keselamatan, serta kemudahan,” tandasnya. (Adv)
