Serangan dilakukan pada malam hari dengan waktu berbeda, antara tengah malam hingga pukul 04.30 pagi.
Media Israel memperkirakan, dalam gelombang pertama pada 18 Juni 2025, sekitar 20 hingga 30 rudal balistik Iran ditembakkan ke wilayah Israel.
Gelombang berikutnya juga membawa dampak signifikan, menghantam berbagai lokasi seperti Ashdod, al-Quds, dan Tel Aviv.
Beberapa rudal juga dilaporkan mengenai wilayah permukiman di Netanya dan Tepi Barat. Bahkan, puing-puing dari rudal pencegat Israel yang gagal mencegat serangan, menyebabkan kebakaran hebat di Bnei Brak dan membakar setidaknya 20 mobil.
Baca Juga: AS Kembali Gunakan Veto ke-49 Bela Anak Emas Israel dari Resolusi Gencatan Senjata Gaza di DK PBB
