Aksi perusakan baru bisa diredam setelah pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian. Saat ini kantor lurah telah dipasang garis polisi dan dijaga petugas.
Baca juga: Dikbud Konawe Terapkan Sistem Zonasi pada PPDB Tahun Ajaran Baru
Di tempat terpisah, ketua IDI Makassar DR Siswanto Wahab mengatakan, jika beberapa hari terakhir tim medis dan perawat kadang menjadi bulan-bulanan keluarga pasien yang tidak terima dengan hasil swab dan perawatan medis, sehingga ketua IDI Makassar meminta pihak keamanan membantu pihak medis.
"Kami sesalkan sikap warga yang mengambil paksa pasien PDP, kami dari pihak tim medis hanya meminta kesabaran keluarga untuk menunggu hasil dari laboratorium. Jangan hanya main ambil paksa, kasian kami yang tim medis," ujarnya di sekretariat IDI Makassar saat ditemui Telisik.id.
Siswanto menambahkan, jika di dalam rumah sakit yang melakukan perawatan medis terhadap pasien, juga terdapat beberapa tenaga kesehatan (Nakes) yang terpapar akibat pasien yang membandel.
