Baca Juga: Sistem Pendeteksi Asteroid China Terget Selesai 2025

Agen perjalanan Jepang JTB Corp setuju untuk bekerja sama melakukan perjalanan komersial pertama ke luar angkasa paling cepat akhir tahun ini. Lima penumpang pertama yang dipilih akan diumumkan pada Oktober 2023 dan penerbangan akan dilakukan sekitar satu minggu kemudian, bergantung pada cuaca.

Iwaya Giken bukan satu-satunya perusahaan yang berencana menawarkan pengalaman wisata ke luar angkasa menggunakan balon udara. Pada Desember 2022, perusahaan Halo Space yang berbasis di Madrid menyelesaikan uji terbang balon helium pertama yang sukses membuatnya melayang sejauh 37 km ke stratosfer.

Namun, harga tiket yang ditawarkan lebih mahal dari yang harga Iwaya Giken, sekitar USD200.000 (Rp 3 miliar lebih). Perusahaan Spanyol lainnya, Zero 2 Infinity, berencana untuk mengapungkan warga sipil sekitar 40 km di atas permukaan bumi menggunakan balon helium berdiameter 420 kaki. (C)

Penulis: Nur Khumairah Sholeha Hasan