JAKARTA, TELISIK.ID - Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang segera mencairkan tunjangan kinerja (tukin) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Januari 2024 mendapat kritik. Kebijakan itu dianggap tidak didasarkan pada penilaian kinerja yang baik.

Direktur Lingkar Madani (LIMA), Ray Rangkuti, menilai pemerintah seakan mengabaikan buruknya kinerja KPU selama ini. Dia mengaitkan kinerja buruk itu dengan salah satu kasus pengiriman surat suara yang belum waktunya kepada pemilih di luar negeri yakni di Taipei, Taiwan, dua pekan lalu.

“Kriteria pemerintah dengan banyak elemen sipil mungkin berbeda. Karena itulah tukin KPU langsung dicairkan. Bagi pemerintah, surat suara tercoblos pun tak masalah,” sindir Ray di Jakarta, Minggu (31/12/2023).

Sindiran Ray ini beralasan. Dia pun menilai Jokowi turut membela KPU berkaitan kasus surat suara di Taipei.  

Baca Juga: Penipuan Online Dominasi Kejahatan di Jakarta, Tiga Pekan Lima Kali Tawuran dan Libatkan Anak Bawah Umur