“Banyak pertimbangan. Memang pilihannya ada empat (Wakil Ketua KPK), tapi kita harus pilih satu, nggak mungkin empat-empatnya kita pilih,” ujarnya.

Jokowi berkomitmen akan mengevaluasi kinerja KPK di bawah kepemimpinan Nawawi seiring berjalannya waktu.

Baca Juga: Jokowi Tunjuk Pengganti Firli Bahuri, Penyidik Senior Ungkap Kegelisahan di Internal KPK

Menanggapi proses hukum Firli Bahuri yang juga sudah mengajukan permohonan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jokowi menyerahkan pada proses hukum yang sedang berjalan.

“(Permohonan praperadilan) Itu juga proses hukum yang harus kita hormati. Itu hak. Kita hormati seluruh proses hukum, karena masih dalam proses saya tidak ingin berkomentar. Itu proses hukum yang harus kita hormati,” tegasnya.