Baca Juga: Polisi Belum Pastikan Tahan Ketua KPK, Novel Baswedan Sebut Firli Bahuri Penjahat Besar
Belum ada pernyataan resmi dari pimpinan KPK untuk menyikapi kegelisahan pegawai di internal KPK.
Bertolak belakang dengan pernyataan Alexander Marwata, Wakil Ketua KPK lainnya, Nurul Ghufron, meminta maaf ke publik atas kasus dugaan pemerasan yang menjerat Firli. Dia mengaku memahami kasus ini memunculkan kegaduhan di tengah masyarakat Indonesia.
"Saya sebagai salah satu dari pimpinan turut bertanggung jawab dan karenanya meminta maaf kepada segenap bangsa Indonesia atas peristiwa tersebut yang telah menimbulkan kegaduhan dan hampir mengikis harapan pada KPK untuk menjadi garda pemberantas korupsi,” ujar Ghufron.
Ghufron mengaku kasus Firli menjadi pelajaran dan bahan evaluasi. Menurutnya, KPK berkomitmen untuk melakukan pembenahan serta terbuka menerima saran perbaikan dari publik.
