"Setelah selesai mengerjakan pekerjaan rumah, saya ke pasar beli pisang. Ini saya lakukan sejak bulan puasa lalu hingga sekarang, karena biaya sehari-hari makin tinggi ditambah lagi delapan orang anak yang butuh biaya pak," ujar Lia.
Baca Juga: Tak Kuat Lagi Jadi Kuli, Pria Ini Mengais Rezeki dari Sampah
Lia menjual pisang sejak pukul 09.00 pagi hingga pukul 23.00 malam. Terkadang anak yang menemaninya sudah tertidur di sampingnya. Kalau lagi laris, pukul 9 malam pisangnya sudah habis.
"Saya tidak pulang sebelum dagangan saya habis, karena dagangan saya cepat rusak dan tidak baik jika dijual lagi," ujarnya. (A)
Penulis: Thamrin Dalby
