Pembangunan BBI air tawar tersebut ditaksir membutuhkan anggaran sekitar Rp 10 miliar. Meski demikian, rencana tersebut hingga hari ini belum terealisasi karena menunggu uluran tangan pemerintah pusat.
Baca Juga: Ribuan Petani di Kolaka Utara Bakal Kebagian 9.212 Ton Pupuk Subsidi
Kata dia, keberadaan BBI air tawar cukup penting mengingat kebutuhan benih ikan air tawar di Kolaka Utara lumayan besar.
Tidak hanya itu, luas lokasi yang diperlukan untuk tempat pembangunan BBI air tawar diproyeksi sekitar 2 hektare. Di dalamnya terdapat kolam pembesaran ikan, kolam induk dan sarana pendukung lainnya.
"Secara ekonomis pembangunan BBI air tawar ini dapat menguntungkan masyarakat, karena banyak lahan-lahan berair atau kolam milik masyarakat yang belum dimanfaatkan secara optimal, sebab mereka tidak tahu tempat untuk mendapatkan bibit ikan air tawar," kata mantan Kadis Perikanan itu. (B)
