Vera ditempatkan rumah sakit Dharmais setelah beberapa kali menjalani kemoterapi di Rumah Sakit Persahabatan. Vera berpulang dalam usia 64 tahun.

Baca Juga: KPK Bidik Kepala Daerah, Bupati Hulu Sungai Utara Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi

Hingga akhir hayatnya, Vera meninggalkan suami, Fadjriansyah Bidoein, seorang anak Fidyandini dan dua cucu.

Berdasarkan rilis PBSI, rencananya, jenazah Vera akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir Jakarta Selatan, Minggu siang, diberangkatkan dari rumah duka, Kavling DKI Cipayung, Jl. Durian Blok T 1 No 23 RT 01 / 08, Cipayung, Jakarta Timur. Sebelumnya ia disalatkan di Masjid Al Islam, kawasan Cipayung, Jakarta Timur.

"Innaalillaahi wa inna ilaihi rojiun. PBSI dan keluarga besar bulutangkis Indonesia turut berduka cita atas berpulangnya salah satu pahlawan bulutangkis Indonesia, Verawaty Fadjrin. Almarhumah adalah pemain yang berjasa besar mengangkat prestasi bulutangkis Indonesia di pentas dunia. Semoga arwahnya diterima di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," kata Ketua Umum PP PBSI, Agung Firman Sampurna.