KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Kepala Dinas Perikanan, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Ir. Zakaria Bakrie, M.Si merasa miris melihat hasil pembangunan tambat labu nelayan di Desa Lametuna, Kecamatan Kodeoha yang dibuat beberapa waktu lalu.
Menurutnya, meski tambat labu yang dibangun sekarang sifatnya sementara dan emergency, namun harusnya struktur dan bentuk bangunannya mestinya tidak seperti itu.
"Kaget juga, waktu saya tinjau langsung. Kalau bentuknya strukturnya seperti itu, memang tidak bisa digunakan sebagai shelter (tempat berlindung)," jelasnya, Jumat (10/12/2021).
Selain arah bloknya yang tidak sesuai kata dia, ukuran dan material yang digunakan juga tidak dapat berfungsi dengan baik sebagai pemecah ombak.
Baca Juga: Soal Kapal Rusak Diterjang Ombak, Sekda Kolut: Letak Tambat Labu Murni Pilihan Nelayan
