Baca Juga: Kakek 70 Tahun Jadi Kuli Bangunan dan Ngojek Nafkahi Istri Stroke

Salah seorang pembeli, Aris mengatakan, meski banyak pertamini berjejeran namun ia sering membeli bensin meski terkadang satu atau dua liter di tempat Kakek Sakir.

"Banyak memang pertamini tapi saya sering beli sama bapak ini, saya liat juga sunyi tempat jualannya jadi kadang sepi juga jualannya," kata Aris.

Sementara itu, pembeli lainnya mensupport Kakek Sakir, karena tempat jualannya yang sebelah tikungan lumayan jauh dari perumahan sehingga yang kehabisan bensin bisa lewat disitu.

"Bagus juga bapak ini pilih tempat, soalnya agak jauh dari perumahan dan sendirinya penjual bensin jadi orang bisa singgah banyak juga kendaraan lewat," tuturnya. (A)