Ia juga menyarankan, mestinya ada penertiban antara jalur kapal, dengan wilayah nelayan memancing atau pasang rompong sehingga kejadian seperti ini tidak terulang.

Baca Juga: Bocah SD Ini Meninggal Usai Dipukuli dan Dipaksa Setubuhi Kucing, Ini Kronologinya

"Kapal nelayan juga jika tidak ada lampu kode bisa membahayakan karena keadaan gelap bisa saja terjadi tabrakan di laut. Penting ada sosialisasi dari pihak-pihak terkait," ucap Amsal.

Sementara Kepala Operasi PT Dharma Indah Pelabuhan Kendari, Sardif mengatakan kapal yang seharusnya tiba pada pukul 18.25 di pelabuhan Kendari.

Baca Juga: Pembunuh Pasutri di Sumatera Utara Ditangkap, Pelaku Pekerja di Hotel