"Kelimanya sudah diperiksa, satu perwira dan empat Bintara. Di antaranya AKP ES," ungkap Tatan.
Baca Juga: Beli Sabu Rp 10 Juta, Pengedar Narkoba di Surabaya Dibekuk Polisi
Akan tetapi, Tatan enggan mendetail sejauh mana keterkaitan personel Polri itu dalam kasus tewasnya empat orang dari kerangkeng khusus milik Terbit Rencana Perangin-angin.
"Keterlibatan mereka memang tidak secara langsung melakukan penganiayaan, namun sejauh mana keterkaitan mereka. Nanti akan kami sampaikan melalui Bapak Kabid Humas," terangnya.
Sebagaimana diketahui, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara menyatakan, 4 orang tewas akibat dugaan penganiayaan yang terjadi dikerangkeng khusus milik Terbit Rencana Perangin-angin.
