“Motifnya karena emosi dan gaya-gayaan saja untuk nakuti korbannya yang buat dia marah,” ucap Jumiran.

Terkait airsoft gun yang digunakan RC, Jumiran menyebut pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mencari tahu sumber senjata tersebut.

Hasil pemeriksaan polisi juga mengungkapkan bahwa RC bukan anak anggota TNI. “Awalnya dia mengaku anak dari Kasdim Kolaka, tapi sudah diklarifikasi ternyata pelaku bukan anak kandung, hanya tinggal saja di rumah Kasdim Kolaka,” ungkap Jumiran.

Menyusul peristiwa ini, Kasdim Kolaka, Mayor Takdir, yang dikonfirmasi memastikan bahwa RC bukan anak kandungnya.

Baca Juga: 5 Terduga Pelaku Rudapaksa Siswi SMP di Baubau Ditangkap