"Kejadiannya itu waktu malam, 8 Agustus 2022 jam 11 malam. Saya dipanggil sama Pak KS (Kepala Sekolah), katanya mau dipijit, tapi pas saya datang, saya langsung ditarik, dia (kepala sekolah) sudah telanjang bulat," kisah MA sambil memegangi spanduk bertuliskan, #TOLAKLGBT SELAMATKAN GENERASI.

Wakasek SMAN 1 Wawotobi, Ramadhan menerangkan, apa yang dilakukan Sahrun Hi Noor sudah mencoreng institusi pendidikan.

"Kami bersama dewan guru, siswa serta tata usaha datang menghadap kepala dinas (Dikbud Sulawesi Tenggara) agar segera mengganti Sahrun Hi Noor sebagai kepala sekolah," kata Ramadhan penuh semangat.

Baca Juga: Buruh Demo, Sebut Undang-Undang Cipta Kerja Merugikan

Ramadhan juga menegaskan, sikap mereka murni demi masa depan pendidikan di Indonesia, secara khusus di Kabupaten Konawe.