MUNA BARAT, TELISIK.ID - Persentase kasus penderita gizi buruk dan stunting di Kabupaten Muna Barat (Mubar) dari tahun 2019 sampai tahun 2021 menurun.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mubar, LM. Ishar Masiala mengungkapkan, angka kasus gizi buruk di Mubar dari tahun 2019 sampai 2021 sebanyak 10 orang. Sementara kasus stunting sebanyak 430 kasus.
"Kasus gizi buruk tahun 2019 sebanyak lima orang, tahun 2020 turun menjadi 4 orang dan 2021 per bulan April satu orang. Sementara penderita stunting dari tahun 2019 sebanyak 302 kasus, tahun 2020 menurun jadi 118 kasus dan 2021 per bulan April sebanyak 18 kasus," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (8/4/2021).
Baca juga: Tinjau Lokasi Terdampak Bencana, Pagi Ini Jokowi Terbang ke NTT
Ishar mengaku, gizi buruk terjadi karena beberapa faktor. Namun yang paling dominan adalah faktor ekonomi dan kurangnya pemahaman orang tua dalam pemenuhan asupan gizi pada anak. Faktor tersebut juga terjadi pada penderita stunting.
