Ia menuturkan, pihak kepolisian juga harus menyelidiki latar belakang para siswa, bagaimana sikap keseharian mereka di rumah dan lingkungan masyarakat. Karena ini sangat berpengaruh terhadap tindakan dan perilaku mereka.
"Para siswa berada di sekolah hanya beberapa jam saja. Selebihnya mereka berada di rumah di bawah pengawasan orang tua. Secara otomatis etika dan perilaku mereka, sebagian besar didapatkan di di rumah di lingkup bermain. Bisa jadi para siswa ini memang memiliki sikap yang kurang baik, sehingga memicu para guru untuk memberikan hukuman," bebernya.
Baca Juga: Tolak Ditertibkan, PKL Depan Tambat Labuh Unjuk Rasa di Kantor Wali Kota Kendari
Untuk itu, segenap guru atau PGRI berharap pihak berwajib bisa mempertimbangkan berbagai hal ini untuk dijadikan bahan penyelidikan.
"Dan saya berpesan kepada seluruh guru untuk menjadikan ini sebagai pelajaran yang sangat berharga. Agar kasus seperti ini tidak lagi terjadi, yang bisa membuat citra guru jelek di mata masyarakat," pungkasnya. (C)
